Sisi Penting Thaharah Dalam Kehidupan Wanita Islam

Sisi Penting Thaharah Dalam Kehidupan Wanita Islam
Seorang wanita jika ia telah mendapat taufik dan hidayah dengn dienul islam berarti dialah wanita yang paling berbahagia tidak saja di dunia, tetapi juga di akhirat. Merekalah wanita yang mendapat kesempatan untuk menyucikan dirinya sesuci-sucinya melalui Thaharah. Karena arti Thaharah sebenarnya sangatlah luas.
Thaharah dalam arti membersihkan anggota tubuh dari perbuatan dosa. Artinya mensucikan diri dari segala perbuatan yang berbau maksiat. Dalam hal ini, sebagai wanita muslimmah, baik yang telah bersuami maupun yang masih sendiri, harus benar-benar menjaga/menutup auratnya dari penglihatan laki-laki yang bukan muhrim. Karena aurat wanita sering kali mengundang birahi laki-laki dan akhirnya menimbulkan kejahatan beruntun yang tidak bisa dibilang ringan. Untuk itu lah sebagai wanita muslimah, diminta adanya kesadaran untuk melakukan Thaharah dalam artian ini.
Thaharah dalam arti membersihkan jiwa, jangan sampai menyeleweng atau berakhlak rendah. Artinya, seorang wanita muslimah dalam bertaharah juga dituntut untuk memuliakan akhlaknya sendiri, melalui menjaga adab dan sopan santun dalam bertingkah laku dan berkata-kata baik dengan keluarga, tetangga dan tertama orang tua. Sehingga dirinya tidak sampai terjembab kedalam lingkup wanita yang berakhlak kotor dan rendah. Dalam hal ini, Allah Ta’ala telah berfirman : “pada hari harta dan anak-anak tidak berguna,kecuali orang-orang yang mnghadap Allah dengan hati yang bersih”. (QS. Asy Syur’ara: 88-89). Dalam firman yang lain, Allah mengatakan : “katakanlah pada para hamabaku, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik dan benar. (QS. Al-Isra’: 53).
Thaharah dalam arti kesucian para Nabi yakni kebersihan hati mereka dari kemusyrikan terhadap Allah Ta’ala. Artinya seorang wanita muslim diwajibkan berthaharah dengan menjaga aqidahnya. Menyucikan dirinya dari hal-hal yang bisa mencemari sucinya aqidah islam dan goyangnya keyakinan. Secara ringkas bisa disebutkan hal-hal yang bisa mencemari kesucian aqidah diri seseorang seperti halnya mempercayai ramalan, mendatangi dukun,, berdoa ditempat-tempat yang dianggap keramat dan lain sebagainya yang menjurus kearah kemusyrikan.
Thaharah dalam arti membersihkan tubuh dari hadas, najis dan sebagainya. Hal ini diwajibkan ketika kaum muslimah hendak melakukan ibadah sholat dan membaca mushaf al-quran. Kerana setiap orang yang hendak menghadapkan wajahnya kepada Allah dalam sholat atau membaca dan menyentuk Al-quran disyariatkan adaanya suci dari hadas kecil dan hadas besar. Kerana itulah wanita muslimah diwajibkan untuk mensucikan badan, pakaian, serta tempat sholatnya dari najis yang bersifat lahir, agar sejalan dengan pensucian hati. Rasulullah SAW pernah bersabada yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra : “Allah tidak akan menerima sholat seseorang diantara kalian apabila berhadas, sehingga berwudlu”. (HR. Bukhori).


Dikutip dari buku Fiqih Wanita karya Muhammad Fuad.

Komentar

Postingan Populer