Puisi Cahaya Terbenam

Cahaya Terbenam

Oleh: Nurul layli

Kepakan sayap kecilmu mencuri perhatianku
Gerak tanganmu, jejak untukku
Seakan menuntunku untuk mengikutimu
Setiap malamku,
Teringat akan ketulusan matamu dan cerita dalam diammu
Aku tersesat,
Terjatuh,
Dalam indahnya pesonamu
Jangan kau pergi dari pandanganku
Meski pagi datang menyapa
Caramu melangkah adalah caraku bermimpi
Dari mana datangmu ?
Kemana kau akan pergi ?
Untuk kesekian kalinya aku terjatuh untukmu
Cinta ini menyapa tanpa aku ketahui
Mata ini, selalu mengikuti kemanapun kau melangkah
Bahkan saat aku harus menempuh jalan asing
Dan tersesat…
Hati ini akan terus menuntunku
Perlahan aku melihat langkahmu
Mata kuatmu yang tersembunyi dalam lembutnya pandanganmu
Dari mana datangmu ?
Kemana kau akan pergi ?
Untuk kesekian kalinya aku terjatuh untukmu
Aku tidak bisa menyangkal semua itu
Tapi semua menjadi sia-sia
Saat mentari tak bersinar
 bunga tak di hinggapi kumbangnya
 kumbang tak mendapat sarinya
Dan saat bulan enggan menampakkan cahayanya

Komentar

Postingan Populer